Jagadatri

Jagadatri
Arca Jagadatri di Ratanpur Baro, Jagadhatri Tola, Singur.
Nama lainMahadurga, Uma-Hemawati
AfiliasiDewi
Mantraॐ महादेव्यै बिद्महे, सिंहवाहिन्यै धीमहि, तन्नो देवी प्रचोदयात॥
Warna kulitmerah, hijau
Atributsangka
Wahanasinga
Dewa/dewi terkaitMahadewi, Parwati, Durga
Pemujaan
KepercayaanHindu India
AliranSakta
DaerahBenggala Barat dan sekitarnya
Keluarga
PasanganSiwa

Jagadatri (Dewanagari: जगद्धात्री; ,IASTJagaddhatrī,Bengali: জগদ্ধাত্রী; terj. har.'Penopang Dunia') adalah salah satu aspek dari dewi Hindu Durga, yang terutama disembah di daerah Benggala Barat dan negara bagian India lainnya seperti Odisha dan Jharkhand.[1][2] Para pemuja menyembahnya sebagai sosok dewi yang melindungi dunia sekalian isinya.[3] Dia dipadankan dengan sosok Mahadurga dalam Siwapurana. Dalam kitab suci Hindu lainnya, dia juga disebut dengan nama Uma-Hemawati.[4]

Di Benggala, pemujaannya dirayakan sebagai peristiwa kembalinya Dewi, khususnya di Krishnanagar, Chandannagar, Santipur, Rishra, Midnapore, Singur, dan Guptipara.[5][6][7]

Legenda

Legenda Jagadatri terinspirasi dari suatu episode dalam pustaka Hindu Kenopanisad (Kena-upanisad). Dalam Katyayani Tantra dikisahkan bahwa setelah Dewi Durga membunuh Mahisasura, para dewa di Swarga mengabaikan kekuatan yang dimilikinya. Maka dari itu, Parwati (aspek dari Durga) muncul di hadapan Dewa Agni, Bayu, Baruna, dan Candra, sebab mereka berpikir bahwa diri mereka tidak terkalahkan dan sesumbar akibat ahamkara (ego). Dia meminta mereka untuk mengenyahkan segenggam rumput. Namun, Bayu gagal mencabutnya, Agni gagal membakarnya, demikian pula para dewa lainnya. Akhirnya mereka menyadari bahwa sang dewi merupakan sumber seluruh tenaga di alam semesta, bahkan tenaga para dewa sekalipun. Sang dewi menampakkan wujudnya sebagai sosok Durga yang mengendarai singa.

Dalam kisah, sang dewi disetarakan dengan Brahman. Sedangkan ego para dewa bermanifestasi dalam bentuk gajah. Maka dari itu, Jagadatri digambarkan sebagai dewi yang mengendarai singa di atas gajah.[8] Gajah melambangkan ahamkara, terinjak oleh kaki bercakar dari wahana singa sang dewi, yang melambangkan keberanian, kegagahan, dan kekuatan yang mampu menaklukkan berbagai rintangan, termasuk perjuangan seseorang dalam menaklukkan Sadripu (enam musuh) dalam diri.

Referensi

  1. ^ Sengupta, Somen (21 November 2023). "Durga's reincarnation Jagaddhatri Puja marks end of Bengal's two-month-long festivities". The Telegraph. Diakses tanggal 11 December 2024.
  2. ^ Patra, Subhankar (5 November 2024). "জগদ্ধাত্রীর আরাধনায় সাজছে বাংলা, কবে শুরু পুজো? কদিন ধরে চলবে!". Sangbad Pratidin (dalam bahasa Bengali). Diakses tanggal 13 December 2024.
  3. ^ "Jagadhatri Puja: Know about this avatar of the Mother Goddess". Times Now. 23 November 2020. Diakses tanggal 13 December 2024. The term Jagadhatri literally means the one who holds the universe. Therefore, she is hailed as the Supreme power.
  4. ^ "Jagadhatri Puja 2019: All you need to know about the Mother Goddess". Times Now. 5 November 2019. Diakses tanggal 13 December 2024.
  5. ^ Mukherjee, Oindrilla (1 November 2022). "Chandannagar, 'City of Lights' Shines for Jagadhatri Puja as Bengal Soaks in Festive Spirit". News18. Diakses tanggal 11 December 2024.
  6. ^ "চন্দননগরের সব থেকে বড় প্রতিমা 'রানিমা', কী ভাবে দেবী পেলেন এমন নাম, জানুন কাহিনি". Anandabazar Patrika (dalam bahasa Bengali). 5 November 2024. Diakses tanggal 13 December 2024.
  7. ^ "West Bengal: Jagadhatri Puja is in full swing in Chandannagar". ThePrint. 3 November 2022. Diakses tanggal 11 December 2024.
  8. ^ Patra, Subhankar (5 November 2024). "জগদ্ধাত্রীর পদতলে কেন হস্তীমুণ্ড? জানুন দেবীর রূপের অজানা কাহিনি". Sangbad Pratidin (dalam bahasa Bengali). Diakses tanggal 13 December 2024.

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.