Atol

Atol atau pulau cincin[1] ialah sebuah pulau (atau pulau-pulau) batu karang yang mengelilingi sebahagian atau keseluruhan sesebuah lagun.
Perkataan "atol" (bahasa Inggeris , atoll) berasal dari bahasa Dhivehi yang dituturkan di Maldives, iaitu atholhu (Dhivehi: އަތޮޅު, [ˈət̪ɔɭu])OED. Ia pertama kali digunakan dalam bahasa Inggeris pada tahun 1625 sebagai atollon.
Charles Darwin mengakui sumber asalnya dan menyebut dalam karya beliau The Structure and Distribution of Coral Reefs.[2]
Pembentukan
Atol lebih sering terbentuk di kawasan tropika hasil pengumpulan organisma-organisma yang tertarik kepada suhu tinggi hasil kegiatan gunung berapi bawah laut lalu menumpuk di batu-batu karang sekitar gunung yang mula memendap setelah pupus dan terhakis oleh pergerakan laut.
Turutan pembentukan ini didasarkan catatan Darwin tahun 1842 dalam pelayaran HMS Beagle dari 1831 hingga 1836 yang memerhatikan atol-atol di selatan Lautan Pasifik.[2]
-
Teori Darwin bermula dengan sebuah pulau gunung berapi yang pupus.
-
Pulau yang tenggelam menyebabkan pertumbuhan terumbu karang tepi sehingga membentuk lagun cetek.
-
Terumbu karang semakin besar dengan tenggelamnya pulau.
-
Terumbu karang membentuk atol dengan lagun lengkap.
Pengagihan

Diduga terdapat kira-kira 440 atol atau pulau cincin di dunia ini.[3]
Pengagihan atol di seluruh dunia bersifat instruktif: sebahagian besar atol dunia terletak di Lautan Pasifik (dengan penumpuan di Kepulauan Tuamotu, Kepulauan Caroline, Kepulauan Marshall, Kepulauan Laut Karang, dan kumpulan pulau Kiribati, Tuvalu dan Tokelau) dan Lautan Hindi (Atol di Maldives, Lakshadweep, Kepulauan Chagos, dan Kepulauan Luar di Seychelles). Lautan Atlantik tidak mempunyai kumpulan besar atol selain daripada lapan atol di timur Nicaragua yang dimiliki oleh Pentadbiran San Andrés dan Providencia, Colombia di Laut Caribbean.
Lihat juga
Rujukan
- ^ "atol". Kamus Dewan (ed. ke-4). Dewan Bahasa dan Pustaka Malaysia. 2017.
- ^ a b Darwin, Charles R (1842). The structure and distribution of coral reefs. Being the first part of the geology of the voyage of the Beagle, under the command of Capt. Fitzroy, R.N. during the years 1832 to 1836. Darwin Online. London: Smith Elder and Co.
- ^ Watts, T. (2019). "Science, Seamounts and Society". Geoscientist. 2019: 10–16.
Bacaan lanjut
- Darwin, C. 1842. The structure and distribution of coral reefs. London.
- Dobbs, David. 2005. Reef Madness : Charles Darwin, Alexander Agassiz, and the Meaning of Coral. Pantheon. ISBN 0-375-42161-0
- Fairbridge, R. W. 1950. Recent and Pleistocene coral reefs of Australia. J. Geol., 58(4): 330–401.
- McNeil, F. S. 1954. Organic reefs and banks and associated detrital sediments. Amer. J. Sci., 252(7): 385–401.
Pautan luar
- Formation of Bermuda reefs
- Darwin's Volcano - a short video discussing Darwin and Agassiz' coral reef formation debate
Content Disclaimer
Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.
- The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
- There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
- It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
- Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
- Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.


