Ketul
| Ketul | |
|---|---|
| Ketul, Bidens pilosa var. minor Darmaga, Bogor | |
| Klasifikasi ilmiah | |
| Kerajaan: | Plantae |
| Klad: | Tracheophyta |
| Klad: | Angiospermae |
| Klad: | Eudikotil |
| Klad: | Asteridae |
| Ordo: | Asterales |
| Famili: | Asteraceae |
| Genus: | Bidens |
| Spesies: | B. pilosa
|
| Nama binomial | |
| Bidens pilosa | |
| Sinonim | |
Ketul atau ajeran (Bidens pilosa) adalah sejenis tumbuhan anggota suku Asteraceae. Terna ini umumnya ditemukan liar sebagai gulma di tepi jalan, di kebun-kebun pekarangan, di perkebunan-perkebunan, atau pada lahan-lahan telantar. Nama-nama lainnya adalah ajeran, hareuga (Sd.); ketul, petul, ketulan, ketul kebo, ketul sapi, jaringan, caringan (Jw.); lanci thuwa, lancing thuwa, cing-lancingan (Md.); serta Spanish Needle, Blackjacks, Beggar ticks (Ingg.).[2]
Pemerian

Terna tegak, kerap bercabang-cabang, sedikit aromatis, tinggi hingga 1 m. Batang bersegi-4, gundul atau sedikit berambut, sering berwarna kemerahan. Daun-daun berhadapan, utuh atau berbagi menyirip dalam 2-3, jarang 5, bertangkai panjang hingga 6,5 cm. Helai daun bundar telur memanjang dengan ujung runcing, 1–12 × 0,5–5,5 cm, tepi bergigi bergerigi, gundul atau sedikit berambut.[3]
Bunga dalam bongkol-bongkol yang berkumpul terminal atau pada ketiak daun. Bongkol 5–7 mm tingginya, berdiameter 7–8 mm, berkelamin ganda, berisi 20–40 bunga yang berjejalan, bertangkai panjang hingga 9 cm. Bunga tepi berjumlah 5–7, dengan mahkota bertabung pendek dan lidah jorong atau eliptis lebar, 5–8 mm panjangnya, kuning atau putih krem. Mahkota bunga cakram bentuk tabung, bertaju 5, kuning. Buah keras (achene) ramping memanjang, 0,5–1,3 cm, coklat kehitaman bila masak, dengan 2–3 kaitan serupa jarum bergerigi-berduri di ujungnya; amat berguna untuk melekat pada rambut atau tubuh binatang yang akan memencarkannya (epizookori).[3]
Penyebaran dan ekologi

Ketul berasal dari Afrika selatan, akan tetapi telah menyebar luas di Jawa sejak sebelum 1835. Kini diketahui tersebar di seluruh daerah tropis dan menjadi tumbuhan pengganggu di banyak negara.[3]
Terna ini adalah gulma yang sangat umum dijumpai di Nusantara. Menyukai tanah yang lembap dan sinar matahari penuh, ketul didapati hingga ketinggian 2.300 m. Tumbuhan ini berbunga sepanjang tahun, dan dalam waktu seminggu (apabila kondisinya sesuai) 35–60% biji (buah) yang terjatuh di tanah akan berkecambah. Daya kecambahnya pun tetap tinggi; setelah 3–5 tahun tersimpan, sekitar 80% biji masih mampu berkecambah.[3]
Kegunaan
Terutama daun-daunnya digunakan secara luas dalam pengobatan tradisional. Rebusan atau perasan daun dimanfaatkan untuk mengatasi batuk, angina (sakit dada), sakit kepala, demam, diabetes, sembelit, menceret, kecacingan, sakit perut, sakit gigi, keracunan, pegal-pegal, serta dicampurkan dalam air mandi untuk menyembuhkan gatal-gatal dan nyeri reumatik.[4]
Di Jawa Barat, daun-daun dan pucuk ketul yang muda dikunyah sebagai obat sakit gigi. Pucuk yang dilayukan di atas api digunakan untuk mempercepat pematangan bisul. Di banyak tempat, terutama di Jawa, daun-daun muda dimanfaatkan sebagai lalap atau bahan campuran pecal.[2]
Di Tiongkok, ketul juga merupakan herba obat yang disebut xian feng cao (咸豐草).
Ketul kadang-kadang juga dimanfaatkan sebagai pakan ternak.[4]
Catatan kaki
- ^ Linne, Carl von, & Lars Salvius. 1753. Caroli Linnaei ... Species plantarum :exhibentes plantas rite cognitas, ad genera relatas, cum differentiis specificis, ... Tomus II:832. Holmiae :Impensis Laurentii Salvii, 1753.
- ^ a b Heyne, K. 1987. Tumbuhan Berguna Indonesia, jil. 3:1839. Terj. Yayasan Sarana Wana Jaya, Jakarta
- ^ a b c d Soerjani, M., AJGH Kostermans dan G. Tjitrosoepomo (Eds.). 1987. Weeds of Rice in Indonesia. Balai Pustaka, Jakarta. p. 64–65 (illust.)
- ^ a b Alonzo, D.S. & J.W. Hildebrand. 1999. Bidens L. in Padua, L.S., N. Bunyapraphatsara, & R.H.M.J. Lemmens (Eds.) Plant Resources of South-East Asia 12(1) - Medicinal and poisonous plants 1: 150-55. Prosea Foundation, Bogor.
Pranala luar
- Bidens pilosa Diarsipkan 2010-04-20 di Wayback Machine. dalam PROTAbase (Plant Resources of Tropical Africa)
- PIER: Bidens pilosa
Content Disclaimer
Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.
- The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
- There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
- It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
- Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
- Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.