Kaca mulut


Kaca mulut atau cermin gigi adalah salah satu alat yang sering digunakan dalam kedokteran gigi.

Varian

Kepala cerminnya biasanya berbentuk bulat, dan ukuran yang paling umum digunakan adalah No. 4 (⌀ 18 mm) dan No.5 (⌀ 20 mm).[1] Nomor 2 kadang-kadang digunakan seperti ketika mengerjakan gigi belakang serta dam giginya. Terdapat dua varian gagang berbeda yang tidak kompatibel satu sama lain. Varian di AS memiliki pegangan lancip dan banyak digunakan di Amerika Serikat, Kanada, Spanyol, dan Korea Selatan.[2]

Kaca mulut juga biasa digunakan oleh para insinyur untuk membantu melihat di celah sempit dan melihat sudut-sudut peralatan. Cermin ini juga merupakan alat yang umum ditemukan di laboratorium optik dan laser.[butuh rujukan]

Fungsi

Kaca mulut memiliki tiga fungsi utama, yakni memungkinkan dokter gigi melihat bagian gigi yang tersembunyi secara tak langsung, memantulkan cahaya ke permukaan yang diinginkan, dan membantu mendorong jaringan lunak.

Penglihatan secara tak langsung diperlukan pada lokasi tertentu di mulut dimana jarak pandangnya sulit atau tidak mungkin dilihat dengan mata telanjang. Permukaan posterior (atau lingual) gigi rahang atas anterior adalah area di mana kaca mulut sering digunakan. Area lain di mulut dapat lebih mudah dilihat dengan kaca mulut, meskipun area tersebut bisa dilihat jika sang dokter gigi mengatur postur tubuhnya pada posisi yang melekuk-lekuk. Tanpa kaca mulut, posisi tubuh buruk yang terjadi setiap hari tentunya akan menyebabkan masalah postur kronis, terutama pada punggung dan leher sang dokter gigi.

Untuk area mulut yang sulit untuk diterangi (bahkan dengan bantuan lampu di atas kepala dokter gigi), kaca mulut dapat digunakan untuk memantulkan cahaya ke permukaan yang sulit diterangi tersebut. Hal ini sangat berguna jika cermin juga digunakan untuk penglihatan tidak langsung pada area yang gelap.

Selain itu, kaca mulut dapat digunakan untuk mendorong atau menarik jaringan lunak yang menutupi gigi seperti lidah atau pipi untuk meningkatkan visibilitas gigi.

Referensi

  1. ^ Mouth mirror sizes German, English (pdf) Diarsipkan 2015-12-10 di Wayback Machine. Page 247, 248 ff.
  2. ^ Mouth mirror thread normation Diarsipkan 2015-12-10 di Wayback Machine. Source (German): Daniela Tocan (CC-BY-SA)

Bacaan lanjutan

  • Summit, James B., J. William Robbins, and Richard S. Schwartz. "Fundamentals of Operative Dentistry: A Contemporary Approach." 2nd edition. Carol Stream, Illinois, Quintessence Publishing Co, Inc, 2001. ISBN 0-86715-382-2.

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.