Anna Djukana


Gadrida R. Djukana (lahir 24 Mei 1968) atau lebih dikenal sebagai Anna Djukana adalah seorang jurnalis dan aktivis perempuan di Nusa Tenggara Timur. Ia menerima penghargaan SK Trimurti oleh Aliansi Jurnalis Independen (AJI) pada tahun 2020. Ia merupakan jurnalis perempuan senior yang sering menyuarakan kesetaraan gender dan fokus pada isu menolak kekerasan terhadap perempuan dan anak.[1]

Kehidupan Awal

Gadrida Djukana yang berasal dari suku Sabu dan merupakan anak dari pasangan Gabriel Djukana (Ayah) dan Christina Djukana-Riwu Kore (Ibu). Ia putri pertama dari delapan bersaudara. Anna menikah dengan seorang musisi asal Maumere yakni Floribertus atau Loury.[2]

Pendidikan

Anna Djukana adalah alumni Fakultas Hukum Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang. Ia melanjutkan pendidikannya dan mendapat gelar Magister Hukum di kampus yang sama pada tahun 2014. Selama menempuh pendidikan sebagai mahasiswa , ia aktif dalam organisasi Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI). Setelah lulus kuliah dan mendapat gelar Sarjana Hukum ia memilih untuk bergabung dengan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM).[3]

Karier

Anna mengawali kariernya sebagai staf LSM advokasi, Yayasan Cinta Damai yang fokus pada persoalan sosial pada tahun 1992. Kemudian ia memilih untuk bergabung dengan harian umum Pos Kupang pada tahun 1994 sebagai jurnalis karena kecintaannya akan dunia menulis. Ingin mengembangkan pengalaman sebagai seorang jurnalis, Anna memutuskan untuk pindah ke surat kabar Surat Timor NTT Ekspress.[1]

Ia sering mengikuti diskusi dan membaca jurnal terkait jurnalisme damai yang membantunya dalam meliput dan melakukan proses editing sebuah berita. Pada tahun 2000, ia mendapat kesempatan untuk mengikuti pelatihan jurnalisme damai yang diselenggarakan salah satu lembaga pers di Kupang bersama LSM yang bekerja dengan isu konflik dan perdamaian.

Memiliki ideologi yang sama tentang jurnalisme, Anna dan beberapa temannya mendirikan Harian Kota yang diberi nama Kursor pada tahun 2003. Saat itu, ia menjabat sebagai pemimpin redaksi. Dibawah kepemimpinannya Harian Kursor mendapatkan dua kali penghargaan juara satu sebagai pelopor gender mainstream di media yang diadakan oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) NTT dan United Nations Fund For Population Activities (UNFPA).

Pada tahun 2010, ia mendirikan organisasi Lopo Belajar Gender yang dikenal sebagai ikon sekolah aktivis perempuan muda dan digunakan sebagai forum belajar bersama untuk isu perempuan di Kupang.

Sejak tahun 2012, Anna Djukana menjadi moderator pada berbagai seminar yang berkaitan dengan Inklusif. Ia juga aktif menulis di media online Konde.co yang mengusung perspektif perempuan dan minoritas hingga saat ini. Tahun 2005 ia pernah mempelajari Harm Reduction terkait isu HIV/AIDS di Iran.

Pengadilan Negeri Kupang Kelas 1A pernah mengabulkan opini tertulis terkait pendampingan non lawyer bagi korban kekerasan seksual yang ditulis Anna Djukana bersama aktivis perempuan lainnya. Hingga sekarang, ia tetap memperjuangkan hak perempuan NTT yang masih dipengaruhi oleh budaya patriarki.

Anna Djukana merupakan anggota aktif Aliansi Jurnalis Independen (AJI) bidang gender, anak, dan kelompok marginal. Ia sering diundang untuk menjadi narasumber pada berbagai pelatihan terkait jurnalisme damai bagi para wartawan.

Referensi

  1. ^ a b Lestari, Nunu Pradya (2020-08-20). "Menulis Kondisi Perempuan Nusa Tenggara Timur di Tangan Jurnalis Anna Djukana". Konde.co (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-03-27.
  2. ^ JATIM, E.-LIBRARY POLDA. MUTIARA TERPENDAM: KISAH HEROIK PEREMPUAN PELOPOR PERDAMAIAN.
  3. ^ Latifah, Nurdiani (2021-04-20). "Gadrida Rosdiana, Jurnalis Senior NTT: Pentingnya Perspektif Gender dalam Narasi Perdamaian". Bincang Muslimah. Diakses tanggal 2025-03-27.

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.