Muhammad Nuruddin

Muhammad Nuruddin
Kelahiran1994
Warganegara Indonesia
PendidikanUniversiti Al-Azhar Mesir
Pekerjaan
Tahun aktif2023–kini
Maklumat YouTube
Saluran
Tahun aktif2025–kini
Pelanggan150 ribu
Jumlah tontonan15 juta
100,000 pelanggan
Dikemaskini pada 10 November 2025

Muhammad Nuruddin (lahir 1994) merupakan seorang guru agama dan ulama yang menamatkan pendidikan profesor dari Universiti Al-Azhar, Kaherah, Mesir dalam kepujian Aqidah-Falsafah.[1] Beliau menjaga pondok pesantren Darul Achram, Tangerang.[2] Muhammad Nuruddin juga aktif menulis puluhan rencana, jurnal dan buku.[3]

Kehidupan awal

Muhammad Nuruddin menamatkan pendidikan dasarnya di SDN Lembur Tengah, Sukabumi, Jawa Barat dari tahun 1999 sampai 2004. Beliau merupakan alumni santri baliau Pesantren Islam Babus Salam di Tanggerang. Nuruddin meneruskan pendidikannya di Universiti Al-Azhar, Kaherah, Mesir. Tahun 2023, beliau mendapat gelar master di kepujian Aqidah-Filsafaik.[3] Semasa di Mesir, beliau menikah dengan Faizah Amaliyah.[4]

Kerjaya

Muhammad Nuruddin selain dikenal sabagai guru agama, dia menguasai ilmu akidah-filsafaik. Beberapa rencana, jurnal atau tajuk buku yang dia tulis antara lain:

  1. Ahadiyyah, Wahidiyyah, dan Manifestasi Keduanya dalam Diri Nabi[5]
  2. Saya ini Masuk Islam, Tapi Islam yang mana?[6]
  3. The Fallacy of Reification[7]
  4. Tuhan, Kemaksiatan, dan Siksaan[8]
  5. Belajar dari Iblis[9]
  6. Bantahan Triniti, untuk Mun’im Sirry[10]
  7. Masih Relevan Belajar ke al-Azhar?[11]
  8. Imam Asy’ari, Takfirisme, dan Oase Pardamaian[12]
  9. Apa yang dikerjakan Tuhan sebelum menciptakan Alam?[13]
  10. Wahdatul Wujud[14]
  11. Cara Simpel agar Cinta sama dunia Baca Tulis[15]
  12. Kenapa banyak orang yang tidak suka Filsafat?[16]
  13. Belajar dari ‘Abbas Mahmud al-‘Aqqad[17]

Barikut beberapa tajuk buku yang terkenal:

  1. Ilmu Mantik: Panduan Mudah untuk Faham Cara Berpikir[18]
  2. Ilmu Debat: Cara simpel dan Pemahaman Aturan-aturan Penting Debat [19]
  3. Pesan Hidup: Merangkul Hikmah, Merangkul Bahagia[20]
  4. Khutbah untuk Penyejuk Iman[21]
  5. Nikah Beza Agama: Dalil Haram, Pendapat Buya dan Bantahan untuk orang yang membolehkan[22]
  6. Membuktikan Al-Qur'an sebagai Firman Tuhan: Analisa dan Kritik atas pendapat Mun'im Sirry[23]
  7. Dasar-dasar Aqidah Ahlussunnah wal Jamaah untuk Analisa Tingkat Pemula dan Syarah Kitab Ummul Barahin[24]

Bukunyo, "IImu Mantik" mendapat panghargaan dari Pameran Buku Islam pads 2023 di kategori nonfiksi.[25]

Debat Ilmiah

Pembicaraan bersama Mun'im Sirry

Mun'im Sirry dari Universiti Notre Dame dan Muhammad Nuruddin dari Universiti Al-Azhar bertemu di seminar antarabangsa pada Perguruan Tinggi Ilmu Qur'an (PTIQ), Jakarta pada 25 Jun 2024. Ikut menjadi moderator pada temasya itu, Mikdar Rusdi dari Universiti Seri Begawan, Brunei Darussalam. Temasya dihadiri oleh 500 orang secara online.[26] Pada seminar itu, Mun'im Sirry mengatakan bahawa ada kesilapan pemaknaan tentang kafir dan triniti dalam al-Quraan. Sirry mengatakan bahwa orang Kristen dan Yahudi bukanlah orang kafir. Lebih lanjut dia berkata bahawa orang pagan pun mengikuti tawhid dengan cara mereka sendiri.

Hal ini dengan tegas dibantah oleh Muhammad Nuruddin. Sudah jelas apa yang tertulis di dalam kitabullah, mengingkari Al-Quraan sama sahaja dengan mengatakan bahawa Tuhan berbohong. Sirry mencari-cari pembelaan diri dengan menuduh bahawa Nuruddin melakukan "either of fallacy", hal itu ditangkis oleh Nuruddin bahawa apa yang disebutkan oleh profesor Notre Dame tadi kurang tepat dan kurang tepat. Sudah jelas Sirry tidak mahu menerima apa yang tertulis di dalam wahyu. Perdebatan berakhir dengan Sirry yang masih mengeyel pada pandangan ekstrim liberal dalam memahami agama Islam.[27]

Seminar dengan Guru Gemuk

Guru Gembul dalam bahasa Sunda atau Guru Gemuk untuk bahasa Melayu, lahir pada 1985 dengan nama asli yang tidak diketahui. Pendidikannya adalah kepujian sejarah dari Universiti Pendidikan Indonesia, dengan penuh percaya diri Guru Gemuk mencabar orang-orang untuk berdebat. Muhammad Nuruddin kemudian mengiyakan ajakannya untuk menyertai seminar. Hal yang mengejutkan untuk semua orang dalam persiapan temasya itu, Guru Gemuk mengambil tema mengenai keilmiahan Tuhan. Dia berada di pihak yang kontra. Membuat orang bertanya-tanya, sebenarnya dia ini berpakaian seperti Guru Mengaji dan kopiah hitam untuk apa?[28]

Pada debat yang berlaku pada bulan Oktober 2024, Guru Gemuk datang tanpa mempersiapkan sumber atau rujukan. Membuat kecewa banyak orang yang telah hadir. Nuruddin dalam debat itu seakan memberikan nasehat kepada Guru Gembul agar jangan mudah berburuk sangka kepada Tuhan dan mengajaknya kembali kepada kebenaran.[29]

Rujukan

  1. ^ Iksan. "Profil Biodata Ustadz Muhammad Nuruddin, Cendekiawan Muslim yang Bikin Guru Gembul Tak Berkutik!". Lamongan Terkini (dalam bahasa Indonesia). Dicapai pada 2025-10-03.
  2. ^ "Sosok Muhammad Nuruddin Viral Kalahkan Guru Gembul Saat Debat di UI, Pengasuh Ponpes di Tangerang". Tribunsumsel.com (dalam bahasa Indonesia). Dicapai pada 2025-10-03.
  3. ^ a b "Daftar Produk Penulis Muhammad Nuruddin | Keira Publishing". keira.id. Dicapai pada 2025-10-03.
  4. ^ Iksan. "Siapa Ustadz Nuruddin? Inilah Profil dan Riwayat Pendidikannya, Ternyata Lulusan Kampus Ternama!". Lamongan Terkini (dalam bahasa Indonesia). Dicapai pada 2025-10-03.
  5. ^ Nuruddin, Muhammad (2020-06-08). "Ahadiyyah, Wahidiyyah, dan Menifestasi Keduanya dalam Diri Nabi". Geotimes. Dicapai pada 2025-10-03.
  6. ^ Nuruddin, Muhammad (2020-02-07). "Saya Ingin Masuk Islam, Tapi Islam yang Mana?". Geotimes. Dicapai pada 2025-10-03.
  7. ^ Nuruddin, Muhammad (2020-01-18). "The Fallacy of Reification". Geotimes. Dicapai pada 2025-10-03.
  8. ^ Nuruddin, Muhammad (2020-01-09). "Tuhan, Kemaksiatan, dan Siksaan". Geotimes. Dicapai pada 2025-10-03.
  9. ^ Nuruddin, Muhammad (2020-08-01). "Belajarlah dari Iblis". Geotimes. Dicapai pada 2025-10-03.
  10. ^ Nuruddin, Muhammad (2019-09-13). "Trinitas yang Tidak Qur'ani, untuk Mun'im Sirry". Geotimes. Dicapai pada 2025-10-03.
  11. ^ Nuruddin, Muhammad (2019-09-04). "Masih Perlukah Belajar Ke al-Azhar?". Geotimes. Dicapai pada 2025-10-03.
  12. ^ Nuruddin, Muhammad (2019-11-02). "Imam Asy'ari, Takfirisme, dan Oase Perdamaian". Geotimes. Dicapai pada 2025-10-03.
  13. ^ Nuruddin, Muhammad (2019-08-20). "Apa yang Tuhan Lakukan Sebelum Menciptakan Alam?". Geotimes. Dicapai pada 2025-10-03.
  14. ^ Nuruddin, Muhammad (2019-06-26). "Wahdatul Wujud". Geotimes. Dicapai pada 2025-10-03.
  15. ^ Nuruddin, Muhammad (2019-06-23). "Cara Praktis Agar Mencintai Dunia Baca Tulis". Geotimes. Dicapai pada 2025-10-03.
  16. ^ Nuruddin, Muhammad (2019-06-23). "Mengapa Banyak Orang Tidak Suka dengan Filsafat?". Geotimes. Dicapai pada 2025-10-03.
  17. ^ Nuruddin, Muhammad (2019-06-20). "Belajar dari 'Abbas Mahmud al-'Aqqad". Geotimes. Dicapai pada 2025-10-03.
  18. ^ "Goodreads". Goodreads (dalam bahasa Inggeris). Dicapai pada 2025-10-03.
  19. ^ "Jual Buku Ilmu Debat". Keira Publishing (dalam bahasa Inggeris). Dicapai pada 2025-10-03.
  20. ^ "Jual Buku Pesan-Pesan Kehidupan". Keira Publishing (dalam bahasa Inggeris). Dicapai pada 2025-10-03.
  21. ^ "Jual Buku Khotbah-Khotbah Penyejuk Iman". Keira Publishing (dalam bahasa Inggeris). Dicapai pada 2025-10-03.
  22. ^ "Jual Buku Nikah Beda Agama". Keira Publishing (dalam bahasa Inggeris). Dicapai pada 2025-10-03.
  23. ^ "Jual Buku Membuktikan Al-Qur'an Sebagai Kalam Ilahi". Keira Publishing (dalam bahasa Inggeris). Dicapai pada 2025-10-03.
  24. ^ "Jual Buku Dasar-dasar Akidah Ahlussunnah wal Jamaah untuk Tingkat Pemula". Keira Publishing (dalam bahasa Inggeris). Dicapai pada 2025-10-03.
  25. ^ Hafil, Muhammad (2023-09-20). "Daftar Nama Pemenang IBF AWARD 2023". Republika. Dicapai pada 2025-10-03.
  26. ^ "Perkuat Wawasan tentang Studi Al-Qur'an, Universitas PTIQ Selenggarakan Seminar Internasional". www.tvonenews.com (dalam bahasa Indonesia). 2024-06-25. Dicapai pada 2025-10-03.
  27. ^ Liputan6.com (2024-06-24). "Perkuat Wawasan tentang Studi Al-Qur'an, Universitas PTIQ Jakarta Gelar Seminar Internasional". liputan6.com (dalam bahasa Indonesia). Dicapai pada 2025-11-10.
  28. ^ "Guru Gembul Akui Kalah Telak dari Ustaz Nuruddin Berujung Debat Panas Tema Akidah Trending di Media Sosial". www.tvonenews.com (dalam bahasa Indonesia). 2024-10-14. Dicapai pada 2025-10-03.
  29. ^ Muhyiddin (2024-10-11). "Dirujak Ustadz Nuruddin, Guru Gembul Akui Kalah Telak Saat Debat Soal Akidah di UI". Republika. Dicapai pada 2025-10-03.

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.