Haram
| Sebahagian daripada siri berkaitan Islam |
| Hukum dalam Islam |
|---|
| Hukum asas |
| Lain-lain |
Haram (Arab: حَرَام, rumi: ḥarām terbitan kata kerja حَرَمَ ḥarama "menghalang"[1]) adalah salah satu daripada hukum Islam. Haram adalah sesuatu perkara yang dilarang dan berdosa sekiranya dilakukan dan mendapat pahala sekiranya ditinggalkan. Sebagai contoh sihir, zina, menfitnah, makan harta anak yatim, mencuri atau meminum sesuatu yang memabukkan. Perbuatan haram boleh membawa seseorang itu ke neraka.
Makanan Haram mengikut Al Quran
| Nama Surah | Dalil |
|---|---|
| Surah al-Baqarah, ayat 173 | Sesungguhnya Allah hanya mengharamkan bagimu bangkai/binatang mati sendiri (ALMAITATA), darah (DAM), daging babi (LAHNAL KHINZIR), dan APA yang di dedikasi (di persembahkan) (WA MA UHILLU) dengannya (BIHI) kepada selain Allah (LIGHAIRILLAH). Tetapi barangsiapa dalam keadaan terpaksa (memakannya) sedang dia tidak menginginkannya dan tidak (pula) melampaui batas, maka tidak ada dosa baginya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. |
| Surah Al-Ma'idah, ayat 3 | Diharamkan bagimu (memakan) bangkai/binatang mati sendiri (ALMAITATU), darah (DAMU), daging babi (LAHMUL KHINZIR), dan APA yang di dedikasi / di buat persembahan (WA MA UHILLA) dengannya (BIHI) kepada selain Allah (LIGHAIRILLAH), binatang yang mati tercekik (MUNKHONIQAH - strangled to death), yang mati terpukul (MAUQUZAH - hit fatally), yang mati jatuh (MUTARODDIYAH), yang ditanduk (NATIHAH), dan APA (WAMA) yang dimakan binatang buas (AKALA SABU'U), kecuali (ILLA) apa (MA) yang kamu MEMBERSIHKANNYA (ZAKKAITUM), dan (diharamkan bagimu) APA (WAMA) yang di korbankan (ZUBIHA) untuk berhala (NUSUBI). ...........Maka barang siapa terpaksa kerana kelaparan tanpa sengaja berbuat dosa, sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. |
| Surah Al-Ma'idah, ayat 4 | Mereka menanyakan kepadamu: "Apakah yang dihalalkan bagi mereka?". Katakanlah: "Dihalalkan bagimu yang baik-baik dan (buruan yang ditangkap) oleh BINATANG BURUAN / ANJING (MUKALLIBIN) yang telah kamu ajar dengan melatih nya untuk berburu; kamu mengajarnya menurut apa yang telah diajarkan Allah kepadamu. Maka makanlah dari apa yang ditangkapnya untukmu, dan SEBUTLAH NAMA ALLAH KE ATASNYA (WAZKURUSMALLAHI 'ALAIHI). Dan bertaqwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah amat cepat hisab-Nya |
- ^ Abd. Rauf Dato' Haji Hassan; Abdul Halim Salleh; Khairul Amin Mohd Zain (2005). Kamus Bahasa Melayu-Bahasa Arab Bahasa Arab-Bahasa Melayu. Shah Alam: Oxford Fajar. m/s. 97. ISBN 967-65-7321-3.
Content Disclaimer
Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.
- The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
- There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
- It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
- Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
- Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.