Demeter
| Demeter | |
|---|---|
Salinan dewa Phidean Rom, dipulihkan sebagai Demeter (Museo Pio-Clementina) | |
| Dewi pertanian dan gandum | |
| Simbol | Obor, Sheaf of gandum atau barli |
| Ibu bapa | Kronos dan Rea |
| Adik beradik | Poseidon, Hades, Hestia, Hera, Zeus |
| Anak-anak | Persephone |
| Persamaan Rom | Ceres |
Demeter (Yunani: Δημήτηρ) merupakan dewi kesuburan dalam kepercayaan Yunani Purba. Konon, Demeter merupakan puteri Kronos dan Rea yang ketika masih bayi sempat ditelan bulat-bulat oleh Kronos kerana sifat paranoid ayahnya. Keunikan dari Demeter adalah kecintaannya untuk mengajar manusia bercucuk tanam sehingga manusia meninggalkan cara hidup berburu dan berubah menjadi bercucuk tanam. Di rambut Demeter terdapat jalinan dari biji-biji padi yang menunjukkan identitinya sebagai dewi kesuburan.
Demeter mempunyai seorang anak bernama Persefone yang menjadi isteri kepada Hades. Konon, kisah Persefone ini merupakan asal mula timbulnya empat musim. Ketika Persefone pergi bersama Hades di mana tidak terdapat sinar matahari, ketika itulah berlakuknya musim dingin. Dan ketika Persefone pergi bertemu Demeter sekali setahun, saat itulah tiba musim panas. Ada beberapa kisah tentang Demeter yang mengajarkan tentang moral yang baik, salah satunya adalah kisah Erisikton yang dikutuk untuk menjadi kebulur sehingga mati.
Dalam kebudayaan Romawi, Demeter dikenal dengan nama "Ceres". Kemungkinan nama Ceres ini merupakan sumber inspirasi dari satu bahan makanan berlapis coklat yang sering digunakan untuk melapisi roti. Bahan makanan tersebut dibuat dari coklat berbentuk seperti butiran padi.
Yang menarik adalah ternyata di Indonesia, khususnya Jawa, memiliki sosok dewi yang mirip dengan watak Demeter yaitu Dewi Sri yang dikenal sebagai dewi kesuburan.
Nota
Rujukan
- Walter Burkert (1985) Greek Religion, Harvard University Press, 1985.
- Ingri and Edgar Parin d'Aulaire, D'Aulaire's Book of Greek Myths, 1962. An illustrated book of Greek myths retold for children.
- Jane Ellen Harrison, Prolegomena to the Study of Greek Religion, 1903
- Karl Kerenyi, Eleusis: archetypal image of mother and daughter, 1967.
- Karl Kerenyi, Dionysos: Archetypal Image of Indestructible Life, 1976
- Martin P. Nilsson, Greek Popular Religion, 1940. [1]
- Carl Ruck and Danny Staples, The World of Classical Myth, 1994.
Pautan luar
- Text of Homeric Hymn to Demeter
- Online book of Martin P. Nilsson, Greek Popular Religion
- "The Political Cosmology of the Homeric Hymn to Demeter"
Siri Dewa-dewi Yunani
|
|---|
| Dewa-dewi purba · Para Titan · Dewa-dewi akuatik · Dewa-dewi Chthonic |
| 12 Dewa Olympus |
| Zeus · Hera · Poseidon · Hestia · Dionysos · Demeter · Aphrodite · Athena · Apollo · Artemis · Ares · Hephaestos · Hermes |
Content Disclaimer
Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.
- The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
- There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
- It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
- Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
- Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.