DKB Group
DKB Group (第一勧銀グループ, Dai'ichi Kangin Gurūpu) atau Dai-Ichi Kangyo Group dahuulunya ialah keiretsu terbesar di Jepun pada akhir dekad 1990-an.[1]
Kumpulan ini muncul pada pasca Perang Dunia II dengan Dai-Ichi Kangyo Bank berperanan sebagai syarikat induk. Dua klien terbesar DKB, Kawasaki Heavy Industries dan Furukawa Electric mempunyai kumpulan mereka masing-masing, dengan memaut silang bahan mentah. Kumpulan Kawasaki dan Furukawa kemudian bersetuju untuk memulakan pertemuan presiden pada tahun 1966. Itochu, yang telah lama menjadi pembekal bahan mentah kepada Kawasaki, kemudian menjadi sogo shosha utama kumpulan yang digabungkan.[2]
Presiden kumpulan itu mulakan mengadakan mesyuarat secara berkala Sankin-kai (三金会) pada tahun 1971. Pada tahun yang sama, DKB diwujudkan dari penggabungan Dai-Ichi Bank dan Nippon Kangyo Bank.[1] Pada tahun 1998, diumumkan bahwa Dai-Ichi Kangyo Bank akan digabung dengan Fuji Bank dan Industrial Bank of Japan untuk membentuk Mizuho Financial Group.[3] Penggabungan itu telah selesai pada September 2000[4] dan mewujudkan kumpulan bank terbesar di dunia dengan aset sebesar 140 trilion yen.[3][5] Selama beberapa tahun kemudian, kumpulan sedang menggabungkan rakan industri keiretsu mereka,[3] sehingga asetnya dapat berkembanh menjadi 150 trilion yen (30% KDNK).[4]
Syarikat
- Asahi Mutual Life Insurance
- The Dai-ichi Mutual Life Insurance Company
- Daiichi Sankyo
- Dentsu
- Fujitsu
- Hitachi
- IHI Corporation
- Isuzu
- Itochu
- JFE Holdings
- Kawasaki Heavy Industries
- K Line
- Kobe Steel
- Meiji Seika
- Mizuho Financial Group
- Nippon Columbia
- Seibu Department Stores
- Sojitz
- Sompo Japan Insurance
- Taiheiyo Cement
- Tokyo Broadcasting System
- Tokyo Dome
- Tokyo Electric Power Company
- Tokyo FM
- Toshiba
- Toyota
- Yokohama Rubber Company
Lihat juga
Rujukan
- ^ a b Carson, Richard L.; Traynor, Baerbel M. (1998). Comparative Economic Systems: Transition and capitalist alternatives. M.E. Sharpe. m/s. 142. ISBN 978-1-56324-921-1.
- ^ Suzuki, Shinichi (2006). The Japanese Main Bank System: A Transaction Cost Approach. ProQuest. m/s. 108–109.
- ^ a b c Colpan, Asli M.; Hikino, Takashi; Lincoln, James R (2010). The Oxford Handbook of Business Groups. Oxford Handbooks Online. m/s. 147. ISBN 978-0-19-955286-3.
- ^ a b Gup, Benton E. (2004). Too big to fail: policies and practices in government bailouts. Greenwood Publishing Group. m/s. 261–263. ISBN 978-1-56720-621-0.
- ^ Park, Sung-Jo; Holzhausen, Arne (2001). Can Japan globalize?. Springer. m/s. 79. ISBN 978-3-7908-1381-4.
Content Disclaimer
Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.
- The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
- There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
- It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
- Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
- Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.