Cimahi

Kota Cimahi
Kawasan tahap II
Motto: 
Saluyu ngawangun jati mandiri
Map
Peta
Ralat Lua pada baris 543 di Modul:Peta_lokasi: Tidak dapat menemui takrifan peta lokasi yang dinyatakan: "Modul:Peta lokasi/data/Indonesia Java" tidak wujud.
Koordinat: 6°52′48″S 107°32′19″T / 6.8800382°S 107.5385202°T / -6.8800382; 107.5385202
Negara Indonesia
ProvinsiJawa Barat
Tanggal berdiri21 Jun 2001
Dasar hukumUndang Undang Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2001
Jumlah satuan pemerintahan
Senarai
  • Kecamatan: 3
  • Kelurahan: 15
Kerajaan
 • [[Bupati String Module Error: String subset index out of range|Bupati]]Ir. H.M. Itoc Tochija, MM
Keluasan
 • Jumlah
48,42 km² km2 (Bad rounding hereFormatting error: invalid input when rounding batu persegi)
Penduduk
 • Jumlah
483.000 (2,003)
 • Kepadatan9.70/km2 (25.1/batu persegi)
Demografi
Zon waktuUTC+07:00 (WIB)
Kode telepon022
DAURp. 223.858.380.000,00 (2006)
Tapak sesawanghttp://www.cimahikota.go.id


Kota Cimahi adalah sebuah kota dalam Provinsi Jawa Barat, Indonesia. Kota ini terletak di sebelah barat Kota Bandung. Cimahi dahulunya adalah sebahagian daripada Kabupaten Bandung, yang kemudian ditetapkan sebagai kota pentadbiran pada 29 Januari 1976. Pada 21 Jun 2001, Cimahi telah ditetapkan sebagai kota autonomi. Kota Cimahi terdiri atas 3 kecamatan, kemudian dibahagikan lagi kepada 15 kelurahan.

Sejarah

Cimahi mula dikenali pada tahun 1811, Gabernor Jeneral Herman Willem Daendels membuat jalan Anyer-Panarukan, dengan membuat pos penjagaan di jalan-jalan di Cimahi sekarang. Pada tahun 18741893, dibina jalan kereta api Bandung ke Cianjur sekaligus membina stesen kereta api Cimahi. Pada tahun 1886 dibangunkan pula pusat pendidikan tentera dengan kemudahan-kemudahan yang lain seperti hospital Dustira dan rumah tahanan tentera. Pada tahun 1935, Cimahi diumumkan sebagai kecamatan.

Selepas kemerdekaan Indonesia, Cimahi menjadi sebahagian daripada Kabupaten Bandung. Pada tahun 1962, dibentuk pula Kawedanan Cimahi yang meliputi Kecamatan Cimahi, Padalarang, Batujajar, dan Cipatat. Berdasarkan PP bernombor 29 tahun 1975, Cimahi ditingkatkan statusnya menjadi kota pentadbiran pada 29 Januari 1976, dan menjadi kota pentadbiran pertama di Jawa Barat. Bermula 21 Jun 2001 status Cimahi menjadi kota.

Kini Cimahi menjadi salah satu kawasan membangun Kota Bandung di sebelah barat. Jumlah penduduknya sebanyak 483.000 orang, meningkat dari 290.000 pada tahun 1990. Pertumbuhan rata-rata 2,12% per tahun.

Perguruan Tinggi di Cimahi

Perubahan Nama Jalan

Sejak 10 November 2006, yang bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan, sepuluh jalan di Kota Cimahi mengalami perubahan nama menjadi nama pahlawan daripada Kota Cimahi. Senerai sepuluh jalan tersebut ialah:

Sebelumnya Nama Baru
Jln. Raya Cibeureum - Jln. Alun-alun Daeng Muhammad Ardiwinata
Jln. Alun-alun - Jln. Padasuka H. Amir Machmud
Jln. Babakan Wiganda Sasmita
Jln. Pasar Atas Dra. Hj. Julaeha Karmita
Jln. SMP Raden Embang Artawijaya
Jln. Cisangkan Hilir H. Usman Damiri
Jln. Akses Tol Baros H.M.S. Mintaredja, S.H.
Jln. Balai Kota Cimahi Rd. Demang Hardjakusumah
Jln. Citeureup Encep Kartawiria
Jln. Cimindi-Leuwigajah Mahar Martanegara

Pranala luar

Templat:Kota Cimahi

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.