Maryati Affandi

Maryati Affandi (Bogor, 1916[1]Yogyakarta, 25 Mei 1991[2]) adalah seorang pelukis asal Indonesia.[3] Ia merupakan istri dari Affandi yang juga bekerja sebagai pelukis.[4][5][6]

Semasa kecil, Maryati tidak pernah mengenyam pendidikan formal. Ketika berusia belasan tahun, ia belajar membaca dan menulis kepada Affandi.[2] Pada tahun 1933, Maryati menikah dengan Affandi.[7] Dari pernikahan tersebut, mereka dikaruniai seorang putri bernama Kartika Affandi yang kemudian mengikuti jejak orang tuanya sebagai pelukis.[8]

Seperti suaminya, Maryati juga menekuni seni lukis. Ia dikenal dengan karya lukisannya yang menggunakan teknik sulam meskipun ia juga menguasai teknik lukis dengan cat minyak.[2] Karya-karya buatan Maryati telah menjadi koleksi Museum Affandi.[9]

Pada tahun 1957, untuk pertama kalinya Maryati mengikuti pameran bersama perupa wanita Indonesia lainnya. Sejak itu, ia sering mengikuti berbagai pameran seni rupa. Pada tahun 1984, Maryati Affandi mengikuti pameran bersama di Yogyakarta yang secara khusus menampilkan karya-karya sulaman. Dalam kurun waktu sepuluh tahun terakhir, Maryati Affandi lebih tertarik menekuni karya seni sulaman.[1]

Maryati meninggal pada tanggal 25 Mei 1991 di Yogyakarta, setahun setelah Affandi tiada.[2] Ia dimakamkan berdampingan dengan suaminya di kompleks Museum Affandi.[1]

Referensi

  1. ^ a b c Tutoko S., Diah (1993). Museum Affandi. Direktorat Jenderal Kebudayaan. hlm. 9. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  2. ^ a b c d Zakaria, Anang (30 Juni 2015). "Pelukis Affandi pun Kagum pada Karya Maryati". Tempo.co. Diakses tanggal 1 Juni 2025.
  3. ^ Sumaatmadja, Nugraha (1975). Affandi. Yayasan Kanisius. hlm. 105. ; Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  4. ^ Dermawan T., Agus (2021). Karnaval Sahibulhikayat. Jakarta: Kepustakaan Populer Gramedia. hlm. 65. ISBN 978-602-481-535-6. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  5. ^ "Affandi, Maryati - Metzemakers Kunstmakelaardij". www.metzemaekers.com. Diakses tanggal 2026-05-25.
  6. ^ https://www.christies.com/en/lot/lot-6046921. Diakses tanggal 2026-05-25.
  7. ^ Rosidi, Ajip (2024). 100 Tahun Affandi. Bandung: Nuansa Cendekia. hlm. 5. ISBN 978-602-3506-49-1. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  8. ^ Rosidi, Ajip (2015). Lekra Bagian dari PKI. Bandung: Dunia Pustaka Jaya. hlm. 100. ISBN 978-979-419-549-9. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  9. ^ Malna, Afrizal (2019). Setiadi, Tia (ed.). Tragik Satu-Rasa untuk Semua-Aku: Esai-esai Seni Rupa. BasaBasi. hlm. 65. ISBN 978-623-7290-26-1. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)

Pranala luar

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.