Txoko


Txoko (pelafalan Basque: [ˈtʃoko]) adalah bentuk perkumpulan gastronomi tertutup yang khas dari masyarakat Basque. Dalam tradisi ini, para pria berkumpul untuk memasak, bereksperimen dengan resep baru, menyantap hidangan bersama, dan bersosialisasi.[1]

Jumlah txoko diperkirakan mencapai lebih dari seribu kelompok. Di Kota Gernika, Spanyol, yang memiliki sekitar 15.000 penduduk, terdapat sembilan txoko dengan total sekitar 700 anggota. Keberadaan txoko tidak terbatas pada wilayah Basque di Spanyol, tetapi juga dapat ditemukan di berbagai kota lain yang memiliki komunitas Basque dalam jumlah signifikan.[2][3]

Penamaan

Txoko, bentuk kecil dari kata zoko, secara harfiah berarti “sudut” atau “pojok yang nyaman” dalam bahasa Basque.[4] Di beberapa wilayah, digunakan pula varian penulisan xoko. Dalam bahasa Spanyol, istilah ini dikenal sebagai sociedades gastronómicas, sedangkan dalam bahasa Prancis disebut sociétés gastronomiques.[5][6][7]

Sejarah

Asal-usul txoko tidak diketahui secara pasti. Tradisi ini diduga bermula di Bilbao, Spanyol, kemungkinan terinspirasi oleh klub sosial perusahaan ala Inggris. Meskipun demikian, txoko lebih dikenal di San Sebastián, tempat berdirinya txoko pertama pada tahun 1870 sebagai kelompok informal sahabat yang rutin berkumpul untuk makan, minum, bernyanyi, dan berbincang.[8][9][10]

Pada masa pemerintahan Francisco Franco, keberadaan txoko semakin populer karena di dalamnya dilarang membicarakan politik. Hal ini menjadikan txoko sebagai salah satu ruang langka di mana bahasa Basque masih diizinkan digunakan dan lagu-lagu Basque dapat dinyanyikan secara bebas.[11]

Sebagian besar txoko terdapat di Spanyol, namun perkumpulan serupa juga dapat ditemukan di berbagai negara lain di dunia.[11]

Kelompok

Biasanya, txoko didirikan oleh sekelompok teman yang secara bersama-sama membeli atau menyewa tempat untuk digunakan sebagai ruang pertemuan. Mereka kemudian menetapkan konstitusi internal yang mengatur keanggotaan, tata kelola, serta berbagai ketentuan lainnya. Aturan tersebut umumnya melarang diskusi politik di dalam txoko dan membatasi partisipasi perempuan baik dengan melarang mereka sepenuhnya (meskipun jarang), maupun dengan memperbolehkan perempuan hadir untuk makan, minum, dan bersosialisasi, tetapi tidak untuk memasak.

Txoko modern dikenal karena mempertahankan tradisi penggunaan bahan segar dan proses memasak dari awal, sehingga sering dianggap sebagai contoh praktik slow food.

Jumlah anggota dalam satu txoko biasanya mencapai sekitar 80 orang, meskipun kapasitas tempatnya lebih kecil. Oleh karena itu, kegiatan memasak biasanya dilakukan oleh anggota secara individu atau dalam kelompok kecil untuk keluarga dan tamu mereka. Beberapa kali dalam setahun, seluruh anggota txoko diundang untuk berkumpul dalam acara bersama.[1]

Referensi

  1. ^ a b "Reiner Wandler (Hg.): Euskadi. Ein Lesebuch zu Politik, Geschichte und Kultur des Baskenlands - Perlentaucher". www.perlentaucher.de (dalam bahasa Jerman). Diakses tanggal 2025-11-03.
  2. ^ Butler, Stuart; Stewart, Murray (2016-04-14). The Basque Country and Navarre: France. Spain (dalam bahasa Inggris). Bradt Travel Guides. ISBN 978-1-84162-482-2.
  3. ^ Hess, Andreas (2018). Glückler, Johannes; Suddaby, Roy; Lenz, Regina (ed.). Gastronomic Societies in the Basque Country (dalam bahasa Inggris). Cham: Springer International Publishing. hlm. 91–109. doi:10.1007/978-3-319-75328-7_5. ISBN 978-3-319-75328-7.
  4. ^ Trask, Larry (1997). The History of Basque Routledge. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  5. ^ Planet, Lonely; Butler, Stuart; Garwood, Duncan (2015-12-01). Lonely Planet Pocket Bilbao & San Sebastian (dalam bahasa Inggris). Lonely Planet. ISBN 978-1-74360-994-1.
  6. ^ Colección Urazandi bilduma: Historia de Euskal Etxea-Hogar Vasco de Madrid (dalam bahasa Spanyol). Eusko Jaurlaritzaren Argitalpen Zerbitzu Nagusia. 2003. ISBN 978-84-457-2010-3.
  7. ^ Jurafsky, Dan (2014-09-08). The Language of Food: A Linguist Reads the Menu (dalam bahasa Inggris). W. W. Norton & Company. ISBN 978-0-393-24587-5.
  8. ^ Simonis, Damien (2010-09-15). Spain (dalam bahasa Inggris). Lonely Planet Publications. ISBN 978-1-74220-379-9.
  9. ^ Barrenechea, Teresa (2005-12-03). Basque Table: Passionate Home Cooking from Spain's Most Celebrated Cuisine (dalam bahasa Inggris). Harvard Common Press. ISBN 978-1-55832-327-8.
  10. ^ Kurlansky, Mark (2011-03-11). Basque History Of The World (dalam bahasa Inggris). Knopf Canada. ISBN 978-0-307-36978-9.
  11. ^ a b Douglass, William A.; Zulaika, Joseba (2007). Basque Culture: Anthropological Perspectives (dalam bahasa Inggris). Center for Basque Studies, University of Nevada, Reno. ISBN 978-1-877802-65-2.

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.