Tahu shima


Tahu shima
Tahu shima disajikan dengan serpihan bonito dan daun bawang
JenisHidangan utama
SajianLauk
Tempat asalKyushu dan Okinawa, Jepang
Suhu penyajianPanas
Bahan utamaKacang kedelai
Sunting kotak info
Sunting kotak info • L • B
Info templat
Bantuan penggunaan templat ini

Tahu shima (bahasa Jepang: 島とうふ, 島豆腐, Hepburn: Shima Tōfu) adalah sejenis tahu yang dibuat dan dikonsumsi di Prefektur Okinawa dan Kyushu, Jepang. Makanan ini juga dikenal sebagai Tahu Okinawa (沖縄豆腐, Okinawa Tōfu).[1]

Sejarah

Catatan tertua mengenai keberadaan tahu shima berasal dari tahun 1683, yang menunjukkan bahwa pada masa itu sudah banyak toko di kota Naha yang menjual produk tersebut.[1] Pesatnya perkembangan peternakan babi di Okinawa turut mendorong meningkatnya produksi okara, hasil sampingan dari proses pembuatan tahu yang dimanfaatkan sebagai pakan ternak, sehingga industri pembuatan tahu pun menjadi semakin meluas di wilayah tersebut.[2] Saat ini, tahu shima tetap banyak dikonsumsi di Okinawa dan Kyushu. Menurut survei rumah tangga tahun 2012, pengeluaran rumah tangga tahunan untuk tahu di Okinawa rata-rata 5.670 yen, secara signifikan lebih tinggi dari rata-rata nasional sebesar 4.613 yen.[3]

Karakteristik

Berbeda dari jenis tahu yang umum dijumpai di wilayah Honshu, tahu shima memiliki kadar air yang lebih rendah dibandingkan tahu biasa, sehingga menghasilkan tekstur yang lebih padat dan kenyal. Proses pembuatannya menggunakan metode tradisional bernama namashibori seihō (生絞り製法), yakni teknik yang diawali dengan memeras susu kedelai terlebih dahulu tanpa direbus, kemudian dicampur dengan koagulan berupa nigari (larutan garam magnesium) atau air laut untuk membentuk gumpalan tahu..[4]

Setiap blok tahu shima memiliki berat antara 800 gram hingga 1 kilogram—sekitar tiga kali lebih berat dibandingkan tahu standar di Honshu. Dengan rasa asin alami yang ringan dan tekstur yang padat serta tidak mudah hancur, tahu ini sangat cocok digunakan dalam berbagai hidangan seperti gorengan, masakan rebus, maupun disajikan dingin sebagai hiyayakko. Tahu Shima merupakan bahan utama dalam masakan khas Okinawa seperti Gōyā Chanpurū dan berbagai resep lokal lainnya. Selain memiliki cita rasa khas, tahu ini juga kaya akan protein dan mineral, menjadikannya sumber gizi yang penting. Di Okinawa, tahu shima sering dijual dalam keadaan hangat dan baru dibuat, yang dikenal dengan sebutan achi-kōkō (あちこーこー), mencerminkan kedudukannya sebagai bagian penting dari budaya kuliner setempat. Daya tahannya yang tinggi terhadap pembusukan membuatnya sangat sesuai dengan iklim tropis dan gaya hidup masyarakat Jepang bagian selatan, termasuk Okinawa dan Kyushu.[5]

Berdasarkan survei yang dilakukan pada tahun 2014, sekitar 43% responden di Okinawa menyatakan bahwa mereka membeli tahu shima dalam kantong saat masih hangat setidaknya sekali dalam seminggu. Sementara itu, 50% lainnya melaporkan lebih sering membeli versi kemasan, angka yang lebih tinggi dibandingkan tingkat pembelian tahu jenis momen atau kinugoshi (絹豆腐) yang hanya mencapai 35%. Data ini menunjukkan bahwa hingga kini tahu shima tetap memiliki peran penting dan menjadi bagian tak terpisahkan dari pola konsumsi masyarakat di Jepang bagian selatan.[6]

Referensi

  1. ^ a b Krisha (2023-10-18). "Shima Tofu - Known as Okinawa Tofu". Food in Japan (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-11-04.
  2. ^ "意外と知らない、島豆腐の歴史". TERUYA SHOKUHIN|ONLINE STORE (dalam bahasa Jepang). Diakses tanggal 2025-05-09.
  3. ^ "沖縄のソウルフード、豆腐". NAHANAVI(ナハナビ) (dalam bahasa Jepang). 2021-07-30. Diakses tanggal 2025-05-09.
  4. ^ "沖縄県豆腐油揚商工組合". shimadofu.net. Diakses tanggal 2025-05-09.
  5. ^ "沖縄県民の食卓に欠かせない「島豆腐」の魅力に迫る!". オリオンストーリー (dalam bahasa Jepang). Diakses tanggal 2025-05-09.
  6. ^ "内閣府 沖縄総合事務局 - 平成26年(2014)". www.ogb.go.jp (dalam bahasa Jepang). Diarsipkan dari asli tanggal 2022-08-05. Diakses tanggal 2025-05-09.

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.