Pesor
Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (Juni 2025) |
Pesor dengan bumbu | |
| Asal | |
|---|---|
| Wilayah | Jakarta, Depok, Jawa Barat |
| Negara asal | Indonesia |
| Keahlian memasak | Sarapan |
| Rincian | |
| Jenis | makanan tradisional, makanan manusia dan hidangan |
| Bahan utama | Beras, air, daun pandan, garam |

Pesor adalah makanan khas Betawi atau Lombok yang terbuat dari nasi. Makanan ini mirip dengan makanan lain yang menggunakan nasi sebagai bahan utamanya, misalnya ketupat, lontong, atau buras. Yang membedakan adalah bentuknya yang biasanya berupa kotak. Hal ini dilakukan agar pesor lebih padat dan kecil dibandingkan dengan makanan berbahan nasi lainnya.[1] Selain dapat dimakan langsung, pesor juga dapat dimakan dengan sayur pendamping, seperti lelawar.[2]
Pesor Betawi dan Lombok
Meskipun memiliki nama yang sama, pesor khas Betawi dan Lombok memiliki sedikit perbedaan, khususnya pada bentuknya. Pesor khas Betawi berbentuk kotak dengan rasa yang lebih gurih oleh karena garamnya. Sementara itu, pesor khas Lombok biasanya lebih hambar dengan bentuk segitiga pipih.[2] Selain itu, pesor di Betawi biasanya dapat dimakan sendiri atau denagn sayur pendamping seperti lelawar. Sementara itu, pesor di Lombok biasanya ditemani dengan sayur pelecing, kuah sayur asam, atau kuah lauk-lauk lain, seperti ayam, daging, dan lain sebagainya.[1][2]
Cara membuat
Cara membuat pesor cukup sederhana.[3][4] Pertama, beras yang telah dibersihkan ditanak. Lalu, nasi yang telah jadi dibungkus dengan daun pisang dan dikukus selama sekitar 1 jam. Setelah itu, pesor dapat dinikmati sendiri atau dengan sayur pendamping seperti lelawar.
Referensi
- ^ a b Wahyu, Ramadani (8 Oktober 2024). "Pesor Betawi: Warisan Kuliner yang Tak Boleh Terlupakan". Seni & Budaya Betawi. Diakses tanggal 31 Mei 2025.
- ^ a b c "Mengenal Pesor, Menu Sarapan Leluhur Jakarta Selatan yang Terlupakan". Merdeka. 17 Oktober 2024. Diakses tanggal 31 Mei 2025.
- ^ "Resep Pesor Khas Betawi Pengganti Ketupat Lebaran". Channel Muslim. 11 Mei 2021. Diakses tanggal 31 Mei 2025.
- ^ Nuraini, Desyinta (23 Mei 2020). "Resep Sayur Pesor Khas Betawi Untuk Hidangan Lebaran". Diakses tanggal 31 Mei 2025.
Content Disclaimer
Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.
- The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
- There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
- It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
- Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
- Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.