Perang Kamerun
Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (November 2025) |
| Perang Kamerun | |||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Bagian dari decolonisation of Africa | |||||||
| |||||||
| Pihak terlibat | |||||||
|
Independence War Phase (1955–1960) Civil War Phase (1960–1964) |
| ||||||
| Tokoh dan pemimpin | |||||||
|
|
| ||||||
| Pasukan | |||||||
|
Armée de libération nationale Kamerounaise (ALNK)[3] Allied militias | |||||||
| Korban | |||||||
| Tens of thousands, possibly hundreds of thousands[2][4] | |||||||
Perang Kamerun (juga dikenal sebagai Perang Tersembunyi atau Perang Kemerdekaan Kamerun) adalah konflik di Kamerun yang berlangsung antara tahun 1955 hingga 1964. Awalnya, perang ini merupakan perjuangan kemerdekaan melawan kekuasaan kolonial Prancis yang dipimpin oleh Persatuan Rakyat Kamerun (UPC). Setelah Kamerun merdeka pada tahun 1960, konflik tersebut berubah menjadi perang saudara antara pemerintah Kamerun dan pasukan pemberontak UPC.[5]
Konflik ini bermula pada tahun 1955 dengan kerusuhan menentang pemerintahan kolonial Prancis sebelum berkembang menjadi pemberontakan bersenjata. Setelah Kamerun merdeka pada tahun 1960, Presiden pertama Kamerun, Ahmadou Ahidjo, meminta bantuan militer Prancis untuk memerangi pemberontak UPC. Angkatan Bersenjata Kamerun, dengan dukungan tentara Prancis, berhasil menumpas sebagian besar pemberontakan pada tahun 1964, meskipun bentrokan kecil masih terjadi hingga tahun 1971.[6]
Banyak korban tewas dalam konflik ini, terutama setelah kemerdekaan, saat perang saudara berlangsung di wilayah Bamileke. Sebagian besar perkiraan menyebut jumlah korban mencapai puluhan ribu jiwa, tetapi ada juga yang memperkirakan hingga ratusan ribu.[7] Perang ini sering disebut sebagai “perang yang terlupakan” karena terjadi bersamaan dengan perjuangan kemerdekaan terbesar Prancis di Aljazair. Dampak konflik tersebut masih memengaruhi dinamika politik Kamerun hingga saat ini.[6]
Penyebab perang
Gerakan kemerdekaan Kamerun dimulai pada awal 1950-an setelah berdirinya Persatuan Rakyat Kamerun (UPC), partai nasionalis pertama dan paling berpengaruh di negara itu. Partai ini berfokus pada dua tujuan utama: memisahkan diri dari Prancis dan membangun ekonomi sosialis. UPC didirikan pada tahun 1948 oleh Ruben Um Nyobe bersama rekannya, Felix-Roland Moumie.[8][9]
Gerakan nasionalis yang mulai berkembang menghadapi tantangan dari pemerintah kolonial yang berupaya menekannya.[10] Dalam sebuah surat kepada komisi tinggi kolonial pada tahun 1954, Um Nyobe menulis:
“Selama enam tahun, Persatuan Rakyat Kamerun telah menahan dan akan terus menahan permusuhan keras dari otoritas kolonial Prancis. Seseorang harus menulis sebuah buku untuk mencatat seluruh kekuatan dan struktur kekuasaan yang digunakan untuk melawan organisasi kami.”[5]
Pernyataan Um Nyobe menggambarkan ketegangan antara gerakan nasionalis dan pemerintahan kolonial. Upaya untuk menekan gerakan nasionalis bukan hal yang unik di Kamerun, melainkan bagian dari kebijakan kolonial Prancis pada masa itu. Langkah-langkah represif yang dilakukan pemerintah kolonial akhirnya memicu perang saudara yang brutal.
Kaum elit dan perang
Bagi banyak nasionalis Kamerun, terlibat dalam perang bukanlah pilihan pertama. Banyak di antara mereka yang awalnya berusaha bekerja sama dan berpartisipasi secara demokratis dalam sistem politik kolonial Prancis. Sebagian besar adalah warga Kamerun yang telah sepenuhnya mengadopsi hukum, bahasa, dan budaya Prancis, dan dikenal sebagai évolués. Mereka mengagumi gaya hidup Prancis dan memandang rendah tradisi lokal.[11] Namun, beberapa tokoh revolusioner awal Kamerun justru berasal dari kelompok évolués ini.
Demikian pula, candidats administratifs adalah calon-calon yang didukung oleh pemerintahan kolonial.[5] Praktik ini pertama kali diterapkan di Kamerun pada tahun 1945 ketika pemerintah kolonial berusaha membentuk kelompok pelindung atau pihak yang berpihak pada mereka. Dalam sebuah pemilihan sementara, pihak kolonial menempatkan Kepala Suku André Fouda sebagai lawan dari tokoh anti-kolonial populer, Douala Manga Bell. Pemerintah kolonial secara terbuka mendukung Fouda dan berupaya memastikan kemenangannya.[5]
Referensi
- ^ Bego, Fabio (22 March 2023). "Race and Exclusion in State Socialism: African Students in Communist Albania". balkaninsight.com. Fabio Bego. Diakses tanggal 10 May 2024.
- ^ a b Kesalahan pengutipan: Tanda
<ref>tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernama:7 - ^ a b Prévitali 1999, hlm. 200.
- ^ Kesalahan pengutipan: Tanda
<ref>tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernama:5 - ^ a b c d Deltombe, Thomas; Domergue, Manuel; Tatsitsa, Jacob (2010). Kamerun ! une guerre cachée aux origines de la Françafrique, 1948-1971. Cahiers libres. Paris: la Découverte. ISBN 978-2-7071-5913-7.
- ^ a b Fokwang, Jude (2015-11). "MEREDITH TERRETTA , Nation of Outlaws, State of Violence: nationalism, Grassfields tradition, and state building in Cameroon. Athens OH: Ohio University Press (pb US$32.95 – 978 0 8214 2069 0). 2014, 367 pp". Africa (dalam bahasa Inggris). 85 (4): 733–735. doi:10.1017/S0001972015000728. ISSN 0001-9720.
- ^ By. "The Forgotten Cameroon War". jacobin.com (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-11-05.
- ^ "Cameroon - Independence, French-British Rule | Britannica". www.britannica.com (dalam bahasa Inggris). 2025-11-03. Diakses tanggal 2025-11-05.
- ^ Brittain, Victoria (2006-07-01). "They had to die: assassination against liberation". Race & Class (dalam bahasa Inggris). 48 (1): 60–74. doi:10.1177/0306396806066647. ISSN 0306-3968.
- ^ Young, Robert J C (2005-03-01). "Fanon and the turn to armed struggle in Africa". Wasafiri. 20 (44): 33–41. doi:10.1080/02690050508589949. ISSN 0269-0055.
- ^ DeLancey, Mark Dike; DeLancey, Mark; Mbuh, Rebecca Neh (2010). Historical dictionary of the Republic of Cameroon. Historical Dictionaries of Africa (Edisi 4th ed). Lanham, Md: Scarecrow Press. ISBN 978-0-8108-7399-5.
Content Disclaimer
Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.
- The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
- There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
- It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
- Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
- Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.