Hwasong-9

Hwasong-9 (Scud-ER)
Jenis Rudal balistik jarak menengah (MRBM)
Negara asal Korea Utara
Sejarah pemakaian
Masa penggunaan 1994–sekarang
Digunakan oleh Korea Utara, Suriah
Sejarah produksi
Tahun 1991
Produsen Korea Utara
Varian Scud-ER
Spesifikasi
Berat 6.400 kg
Panjang 13,5 m
Diameter 0,88 m

Hulu ledak Hulu ledak tunggal (500 kg)
Konvensional (HE), kimia, submunisi, atau kemungkinan nuklir/biologis
Hulu ledak 500 kg

Jenis Mesin Roket cair satu tahap
Daya jelajah 1.000 km
Sistem
pemandu
Sistem navigasi inersia
Akurasi CEP 3.000 m
Alat
peluncur
Peluncur jalan raya (TEL)

Hwasong-9 (juga dikenal sebagai Scud-ER, kependekan dari Scud Extended Range) adalah rudal balistik jarak menengah (MRBM) yang dikembangkan oleh Korea Utara. Rudal ini merupakan versi jangkauan diperpanjang dari rudal Hwasong-6 (Scud-C) Korea Utara.[1]

Sejarah pengembangan

Pengembangan Scud-ER dilaporkan dimulai pada tahun 1991. Uji coba penerbangan pertama dilakukan pada tahun 1993, namun kemiripannya dengan sistem Hwasong-6 membuat konfirmasi sulit dilakukan. Produksi di Korea Utara kemungkinan dimulai pada tahun 1994.[1]

Desain

Hwasong-9 memiliki panjang 13,5 meter dengan diameter 0,88 meter dan berat luncur 6.400 kg. Rudal ini menggunakan mesin berbahan bakar cair satu tahap. Jangkauan maksimumnya mencapai 1.000 km, dengan akurasi (CEP) sekitar 3.000 meter.[1]

Insinyur Korea Utara kemungkinan mencapai jangkauan yang lebih panjang dengan memperbesar tangki bahan bakar dan oksidator pada Hwasong-6, disertai sedikit pembesaran pada badan rudal. Pengurangan berat hulu ledak juga dapat menjelaskan peningkatan jangkauan ini.[1]

Hulu ledak

Rudal ini membawa hulu ledak tunggal seberat 500 kg, yang dapat berupa:

  • Konvensional berdaya ledak tinggi (HE)
  • Kimia
  • Submunisi
  • Kemungkinan nuklir atau biologis[1]

Status operasional

Korea Utara

Uji coba penerbangan lebih lanjut dari rudal Scud Korea Utara kemungkinan terjadi pada tahun 2006, 2009, dan 2014, namun perbedaan halus antar varian membuat konfirmasi jenis rudal yang digunakan untuk setiap peluncuran sulit dipastikan.[1]

Pada 6 Maret 2017, Korea Utara menembakkan empat rudal Scud-ER ke Laut Jepang, tiga di antaranya terbang sejauh lebih dari 1.000 km dan mendarat dalam jarak 350 km dari daratan Jepang. Menurut militer Korea Selatan, peluncuran dilakukan dari Tongchang-ri di barat laut Korea Utara.[1]

Proliferasi ke Suriah

Suriah tampaknya menjadi penerima rudal Scud-ER. Uji coba yang mungkin dilakukan Suriah pada tahun 2000 menunjukkan bahwa rudal tersebut kemungkinan ditransfer dari Korea Utara, atau komponen rudal ditransfer dan kemudian dirakit secara domestik.[1]

Lihat pula

Referensi

  1. ^ a b c d e f g h "Hwasong-9 (Scud-ER)". CSIS Missile Threat. 23 April 2024.

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.