Gigantactis
| Gigantactis | |
|---|---|
| Gigantactis gargantua | |
| Gigantactis vanhoeffeni | |
| Klasifikasi ilmiah | |
| Kerajaan: | Animalia |
| Filum: | Chordata |
| Kelas: | Actinopterygii |
| Ordo: | Lophiiformes |
| Famili: | Gigantactinidae |
| Genus: | Gigantactis A. B. Brauer, 1902[1] |
| Spesies tipe | |
| Gigantactis vanhoeffeni A. B. Brauer, 1902
| |
| Sinonim[2] | |
| |
Gigantactis adalah sebuah genus ikan sirip kipas laut yang termasuk dalam famili Gigantactinidae, yaitu kelompok ikan pemancing whipnose. Ikan-ikan dalam genus ini memiliki distribusi sirkumglobal di perairan dalam zona tropis dan ugahari di Samudra Atlantik, Hindia, dan Pasifik.
Taksonomi
Gigantactis pertama kali diusulkan sebagai genus monospesifik pada tahun 1902 oleh zoolog Jerman August Brauer saat ia mendeskripsikan Gigantactis vanhoeffeni.[3] Lokalitas tipe dari G. vanhoeffeni disebutkan berada di Samudra Hindia sebelah timur Zanzibar dari stasiun Valdivia 239, pada kedalaman dari permukaan hingga 2.500 m (8.200 ft).[4] Genus ini diklasifikasikan ke dalam famili monotipik Gigantactinidae pada tahun 1904 oleh iktiolog Inggris kelahiran Belgia, George Albert Boulenger,[5] dengan genus kedua, Rhynchactis, ditambahkan oleh iktiolog Inggris Charles Tate Regan pada tahun 1925.[6] Edisi kelima Fishes of the World mengklasifikasikan ikan pemancing whipnose ke dalam subordo Certioidei di bawah ordo Lophiiformes, yaitu kelompok ikan pemancing.[7]
Etimologi
Gigantactis merupakan gabungan dari kata gigantos, yang berarti "raksasa", dengan actis, yang berarti "sinar", sebuah kiasan untuk ilisium yang luar biasa panjang pada spesies tipe genus ini, G. vanhoeffeni.[8]
Spesies
Gigantactis menaungi 22 spesies yang masih ada yang telah diakui:[9]
- Gigantactis balushkini Kharin, 1984
- Gigantactis cheni H. C. Ho & K. T. Shao, 2019
- Gigantactis elsmani Bertelsen, Pietsch & Lavenberg, 1981 (Whipnose Elsman)
- Gigantactis gargantua Bertelsen, Pietsch & Lavenberg, 1981 (Whipnose raksasa)
- Gigantactis gibbsi Bertelsen, Pietsch & Lavenberg, 1981
- Gigantactis golovani Bertelsen, Pietsch & Lavenberg, 1981
- Gigantactis gracilicauda Regan, 1925
- Gigantactis herwigi Bertelsen, Pietsch & Lavenberg, 1981
- Gigantactis ios Bertelsen, Pietsch & Lavenberg, 1981
- Gigantactis kreffti Bertelsen, Pietsch & Lavenberg, 1981
- Gigantactis longicauda Bertelsen & Pietsch, 2002
- Gigantactis longicirra Waterman, 1939
- Gigantactis macronema Regan, 1925
- Gigantactis meadi Bertelsen, Pietsch & Lavenberg 1981
- Gigantactis microdontis Bertelsen, Pietsch & Lavenberg, 1981
- Gigantactis microphthalmus Regan & Trewavas, 1932
- Gigantactis paresca Rickle, 2024[10]
- Gigantactis paxtoni Bertelsen, Pietsch & Lavenberg, 1981 (Whipnose Paxton)
- Gigantactis perlatus Beebe & Crane, 1947
- Gigantactis savagei Bertelsen, Pietsch & Lavenberg, 1981
- Gigantactis vanhoeffeni A. B. Brauer, 1902 (Whipnose kosmopolitan)
- Gigantactis watermani Bertelsen, Pietsch & Lavenberg, 1981
Karakteristik
Ikan pemancing whipnose Gigantactis dibedakan dari genus lain dalam famili tersebut, Rhynchactis, melalui tidak adanya tulang panggul serta kepemilikan antara 5 hingga 9 jari-jari (jarang 4 atau 10) pada sirip punggung, dan sirip dubur yang berisi antara 5 hingga 7 (jarang 4 atau 8) jari-jari lunak. Pada betina yang telah bermetamorfosis, terdapat tulang frontal serta tulang parietal dengan gigi di sepanjang seluruh panjangnya. Maksila tereduksi menjadi sisa-sisa yang menyerupai benang, dan dentari memiliki beberapa baris gigi yang kokoh dan melengkung ke belakang. Mereka memiliki satu hipohial dan kulit yang berduri. Ilisium berpangkal di ujung moncong, dengan posisi moncong berada di depan mulut, dan eska di ujungnya memiliki organ bioluminesens. Pejantan yang telah bermetamorfosis memiliki mata yang lebih besar daripada mata Rhynchactis, biasanya memiliki 12 lamela olfaktorius, serta lubang hidung yang dalam dengan kedalaman lebih dari 9% dari panjang standar. Mereka biasanya memiliki 3 gigi dentikular atas dan 4 gigi dentikular bawah yang semuanya terpisah satu sama lain. Kulitnya bisa berpigmen atau tidak berpigmen, dan bisa gundul atau tertutup duri-duri kecil (spinula).[6] Spesies terbesar dalam genus ini adalah G. vanhoeffeni dengan panjang total maksimum yang dipublikasikan sebesar 62 cm (24 in).[9]
Distribusi dan habitat
Gigantactis memiliki distribusi sirkumglobal di Samudra Atlantik, Hindia, dan Pasifik.[9] Mereka ditemukan pada kedalaman antara permukaan laut[11] hingga 5.300 m (17.400 ft).[12]
Mekanisme makan
Gigantactis memiliki ilisium yang sangat panjang yang tidak semobil ilisium pada taksa Ceratioidei lainnya dan lebih sering digetarkan daripada dilambaikan; getaran dan bioluminesens dari eska tersebut memancing mangsa. Mulutnya digunakan untuk menjebak mangsa dalam sebuah "sangkar" yang terbuat dari gigi panjang yang melengkung ke belakang, mirip dengan ikan pemancing wolftrap, meskipun pada genus ini, giginya tumbuh dari rahang bawah alih-alih rahang atas. Tidak diketahui secara pasti bagaimana mangsa dideteksi, tetapi eska dan ilisium tampaknya sangat sensitif dan mungkin mendeteksi mangsa atau gelombang tekanan yang disebabkan oleh mangsa; ikan tersebut kemudian menerjang mangsa ke dalam mulutnya. Mangsa kemudian diproses oleh gigi faring. Sangat sedikit spesimen yang ditemukan memiliki mangsa di perutnya saat ditangkap, sebagian besar adalah sefalopoda dan pernah ditemukan satu ekor kopepoda.[6]
Reproduksi
Pejantan Gigantactis berukuran relatif besar.[6] Mereka hanya menempel sementara pada betina yang jauh lebih besar menggunakan dentikel mereka yang menyerupai penjepit.[13]
Referensi
- ^ Brauer, A. (1902). "Diagnosen von neuen Tiefseefischen, welche von der Valdivia-Expedition gesammelt sind". Zoologischer Anzeiger. 15 (668): 295–296 [295].
- ^ Froese, R. (2018). Nicolas Bailly (ed.). "Gigantactis Brauer, 1902". FishBase. World Register of Marine Species. Diakses tanggal 17 April 2018.
- ^ Eschmeyer, William N.; Fricke, Ron & van der Laan, Richard (ed.). "Species in the genus Gigantactinidae". Catalog of Fishes. California Academy of Sciences. Diakses tanggal 12 August 2024.
- ^ Eschmeyer, William N.; Fricke, Ron & van der Laan, Richard (ed.). "Species in the genus Gigantactis". Catalog of Fishes. California Academy of Sciences. Diakses tanggal 12 August 2024.
- ^ Richard van der Laan; William N. Eschmeyer & Ronald Fricke (2014). "Family-group names of recent fishes". Zootaxa. 3882 (2): 1–230. doi:10.11646/zootaxa.3882.1.1. PMID 25543675.
- ^ a b c d E. Bertelsen; Theodore W. Pietsch; and Robert J. Lavenberg (1981). "Ceratioid anglerfishes of the family Gigantactinidae: morphology, systematics, and distribution". Contributions in Science (Los Angeles). 332: 1–74.
- ^ Nelson, J.S.; Grande, T.C.; Wilson, M.V.H. (2016). Fishes of the World (Edisi 5th). Hoboken, NJ: John Wiley & Sons. hlm. 508–518. doi:10.1002/9781119174844. ISBN 978-1-118-34233-6. LCCN 2015037522. OCLC 951899884. OL 25909650M.
- ^ Christopher Scharpf (3 June 2024). "Order LOPHIIFORMES (part 2): Families CAULOPHRYNIDAE, NEOCERATIIDAE, MELANOCETIDAE, HIMANTOLOPHIDAE, DICERATIIDAE, ONEIRODIDAE, THAUMATICHTHYIDAE, CENTROPHRYNIDAE, CERATIIDAE, GIGANTACTINIDAE and LINOPHRYNIDAE". The ETYFish Project Fish Name Etymology Database. Christopher Scharpf. Diakses tanggal 12 August 2024.
- ^ a b c Froese, Rainer and Pauly, Daniel, eds. (2024). Species of Gigantactis di FishBase. Versi June 2024.
- ^ Rickle, Samantha Z. (2024-05-17). "A New Species of the Anglerfish Genus Gigantactis (Lophiiformes: Ceratioidei) from the Clarion Clipperton Zone of the Eastern North Pacific Ocean, an Ecosystem Threatened by Deep-Sea Mining". Ichthyology & Herpetology. 112 (2): 153–155. doi:10.1643/i2023056. ISSN 2766-1512.
- ^ Froese, Rainer and Pauly, Daniel, eds. (2024). "Gigantactis elsmani" di situs FishBase. Versi June 2024.
- ^ Froese, Rainer and Pauly, Daniel, eds. (2024). "Gigantactis vanhoeffeni" di situs FishBase. Versi June 2024.
- ^ Bray, D.J. (2022). "Gigantactis vanhoeffeni". Fishes of Australia. Museums Victoria. Diakses tanggal 12 August 2024.
Content Disclaimer
Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.
- The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
- There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
- It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
- Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
- Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.