Dole-dole
Dole-dole atau pedole-dole, adalah upacara tradisional masyarakat suku Buton di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara yang dilangsungkan untuk melindungi anak dari penyakit.[1][2] Ritual adat ini diakui secara resmi sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia melalui SK No. 372/M/2021.[3]
Tujuan
Ritual dole-dole dapat dilakukan mulai sejak bayi berumur satu bulan.[2] Biasanya, orang tua melakukan ritual ini ketika anak mengalami gangguan seperti gatal-gatal atau masalah kulit, yang dalam bahasa lokal disebut kaepeta. Dalam beberapa kasus, dole-dole juga dilakukan ketika seseorang yang telah dewasa dianggap mengalami gangguan atau kesulitan hidup, atas permintaan keluarga.[1]
Sejarah
Ritual dole-dole diasumsikan berawal dari "kisah empat orang" (mia patamiana). Diceritakan bahwa Kerajaan Buton didirikan oleh empat tokoh: Sipajonga, Simalui, Sitanamajo, dan Sijawangkati. Sipajonga menikah dengan Sibanang, saudara perempuan Simalui, dan dari pernikahan itu lahir seorang anak bernama Betoambari. Namun, Betoambari mengalami kondisi kulit seperti gatal-gatal dan kudis. Setelah bermeditasi, orang tuanya memperoleh petunjuk untuk melakukan prosesi dole-dole. Setelah pelaksanaan ritual itu, Betoambari dikabarkan pulih. Berdasarkan pengalaman tersebut, Sipajonga menganjurkan agar ritual pengobatan ini dilakukan masyarakat Buton.[2]
Persiapan
Sebelum pelaksanaan ritual dole-dole, masyarakat perlu menyiapkan bahan dan peralatan ritual. Dupa yang disiapkan berasal dari tumbuhan lokal seperti kunyit, kemenyan, pinang, dan sirih, serta bahan lain seperti benang putih, cincin, kapur, telur, dan rokok. Adapun peralatan yang diperlukan untuk tradisi ini berupa tiga buah kendi dari bahan kuningan maupun tanah liat, panci serta nampan untuk proses haroa (pembacaan doa). Kendi yang akan digunakan diisi dengan saba (ubi dan kelapa), pisang, ubi jalar, serta batang lauro bawine. Panci yang digunakan dalam ritual juga dialasi dengan daun lauro bawine. Sementara itu, pada nampan doa ditaruh nasi putih, pisang, ubi jalar, minyak kelapa serta lauk seperti ikan bobara, ikan katamba, dan telur.[4]
Pelaksanaan
Pelaksanaan dole-dole melibatkan seorang bisa’ (dukun) yang memimpin kegiatan berupa pembacaan doa dan pemberian persembahan hasil bumi dan laut.[1] Bisa' memulai acara dengan proses pengusapan (dipanimpa) anak dengan menggunakan dupa. Setelah diusap, bisa' melumuri miyak kelapa di atas nampan sambil membaca doa. Kemudian, anak dimandikan menggunakan air campuran bunga cempaka, kembang merak (kamba manure), puring, kenop, andong (nike), benalu, benang putih, dan cincin. Tanaman yang tidak tersedia dapat dilengkapi dengan doa.[4]
Referensi
- ^ a b c Asrina, Andi (2018). "Culture and health behavior of buton society of Baubau City, Southeast Sulawesi" (PDF). Indian Journal of Public Health Research & Development, 9. 9 (9): 6343–6349.
- ^ a b c Mane, Weni; Dirman, La Ode; Wardani, Ajeng Kusuma (2019). "MAKNA SIMBOLIK TRADISI PENGOBATAN PEDOLE-DOLE PADA SIKLUS HIDUP MASA ANAK-ANAK DI KELURAHAN WATOLO KECAMATAN MAWASANGKA KABUPATEN BUTON TENGAH". Lisani: Jurnal Kelisanan Sastra dan Budaya. 2 (1): 40–47. ISSN 2613-9006.
- ^ "Dole-dole". Pusdatin Kemendikbudristek. Diakses tanggal 2025-06-14.
- ^ a b Darlian, Lili; Damhuri, Damhuri; Hasni, Wa Ode (2019-03-31). "Study of Plant Ethnobotany in Pregnancy Ceremony (Posipo) Until Childhood (Dole-Dole) in Bau-Bau City Wolio Society". Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam (dalam bahasa Inggris). 8 (1): 95–103. ISSN 2579-5686.
Content Disclaimer
Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.
- The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
- There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
- It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
- Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
- Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.