Digital News Initiative
Digital News Initiative adalah sebuah inisiatif di Eropa yang dibentuk oleh Google dengan tujuan mendukung jurnalisme berkualitas melalui pemanfaatan teknologi dan inovasi.[1] Program ini mencakup Dana Inovasi senilai 150 juta euro yang ditujukan untuk mendukung proyek-proyek di organisasi berita. Pada tahun 2018, Dana Inovasi tersebut menyalurkan hibah kepada 461 proyek yang dijalankan oleh organisasi berita di berbagai negara Eropa.[2] Hibah ini diberikan untuk mendorong pengembangan model bisnis, teknologi, dan praktik kewartawanan baru.
Meskipun menerima pendanaan dan akses terhadap berbagai alat dari Google, sejumlah ruang redaksi di Eropa menunjukkan sikap skeptis terhadap inisiatif ini. Sikap tersebut tercermin dalam laporan yang diterbitkan oleh Netpolitik pada tahun 2020, yang menyoroti hubungan antara organisasi berita dan dukungan yang diberikan oleh perusahaan teknologi besar.
Tujuan
Google menyatakan bahwa tujuan Digital News Initiative adalah membantu jurnalisme beradaptasi dan berkembang di era digital. Inisiatif ini difokuskan pada empat bidang utama, yaitu penanggulangan informasi yang salah, penguatan peliputan dan penceritaan lokal, peningkatan pendapatan digital organisasi berita, serta eksplorasi teknologi baru yang relevan bagi praktik jurnalistik.[2]
Di sisi lain, inisiatif ini juga menerima kritik. Kelompok advokasi media asal Jerman, Netzpolitik, melaporkan bahwa Veit Dengler, ketua Dewan Dana Digital News Initiative, pernah menggambarkan program tersebut sebagai instrumen hubungan masyarakat bagi Google untuk memperkuat posisinya di industri penerbitan Eropa.[3]
Penerima pendanaan
Dana Inovasi dalam kerangka Digital News Initiative menyalurkan sekitar 88 persen dari total pendanaannya kepada organisasi berita di Eropa Barat. Selain itu, sekitar 54 persen dana diberikan kepada organisasi yang didirikan sebelum tahun 1997.[4]
Dalam proses seleksi, calon penerima hibah diwajibkan menjelaskan bagaimana proyek yang diajukan dapat menciptakan nilai ekonomi tambahan bagi keberlanjutan bisnis organisasi mereka.
Lobi proksi
Pada tahun 2018, dalam konteks perdebatan mengenai rancangan Arahan Hak Cipta di Pasar Tunggal Digital Uni Eropa, Google mendorong anggota kelompok kerja Digital News Initiative untuk menghubungi perwakilan legislatif regional mereka. Permintaan tersebut diungkapkan oleh Financial Times dan kemudian dipublikasikan secara lengkap oleh kelompok advokasi media asal Jerman, Netzpolitik.
Dalam komunikasi tersebut, anggota kelompok kerja diminta mempertimbangkan untuk menyampaikan pandangan mereka kepada anggota Parlemen Eropa yang terlibat dalam pembahasan arahan hak cipta, menjelang pemungutan suara di Komite Urusan Hukum Parlemen Eropa pada Juni 2018. Surat elektronik tersebut juga disertai dengan dokumen yang memuat posisi dan pandangan Google terkait reformasi hak cipta yang diusulkan.[3]
Email tersebut ditulis oleh Madhav Chinnappa, Direktur Pengembangan Ekosistem Berita di Google. Menanggapi publikasi tersebut, Chinnappa menyatakan bahwa pesan tersebut dikirim sebagai respons atas permintaan komentar dari anggota kelompok kerja Digital News Initiative, bukan sebagai instruksi resmi untuk melobi.[5]
Lihat juga
Referensi
- ^ "Digital News Initiative: €20 million of funding for innovation in news". Google (dalam bahasa American English). 2017-12-13. Diakses tanggal 2026-01-15.
- ^ a b "Wayback Machine" (PDF). alt-dot-gweb-dni-v2.appspot.com. Diakses tanggal 2026-01-15.
- ^ a b "TTP - The Publishers' Patron". www.techtransparencyproject.org (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2026-01-15.
- ^ "TTP - The Publishers' Patron". www.techtransparencyproject.org (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2026-01-15.
- ^ Dachwitz, Ingo; Fanta, Alexander. "Authors Executive Summary: "Google, the media patron. How the digital giant woos journalism"" (PDF). hlm. 3.
Content Disclaimer
Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.
- The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
- There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
- It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
- Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
- Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.