Braen
Artikel ini membutuhkan lebih banyak pranala ke artikel lain untuk meningkatkan kualitasnya. (Juni 2025) |
Braen merupakan salah satu kesenian tradisional yang berakar pada tradisi Islam dan berkembang di Desa Rajawana, Kecamatan Karangmoncol, Kabupaten Purbalingga, Provinsi Jawa Tengah. Kesenian ini diwariskan secara turun-temurun dan ditetapkan oleh Pemerintah pada tahun 2021 termasuk dalam kategori Warisan Budaya Takbenda (WBTB) Indonesia. Braen memiliki bentuk pertunjukan yang menyerupai sholawatan atau perjanjen, yaitu lantunan doa dan permohonan kepada Tuhan Yang Maha Esa yang dinyanyikan secara berirama. Kesenian ini mencerminkan perpaduan unsur budaya Islam dan tradisi Jawa, serta dikenal sebagai bentuk seni penyuwunan yakni seni permohonan yang disampaikan melalui lagu. Pertunjukan Braen umumnya dilaksanakan pada momen-momen tertentu, terutama dalam rangka memohon perlindungan atau pertolongan dari Tuhan. Selain memiliki nilai estetis, kesenian ini juga memuat unsur spiritual dan religius yang kuat dalam kehidupan masyarakat setempat.[1]
Peran perempuan dalam kesenian braen
Dalam tradisi kesenian braen, perempuan memainkan peran yang signifikan dalam tiga fungsi utama. Pertama, perempuan berperan sebagai pemimpin doa, yaitu memimpin dan mengarahkan permohonan spiritual kepada Allah Swt. melalui lantunan syair-syair religius. Kedua, mereka berperan sebagai penyampai dakwah, memanfaatkan kesenian braen sebagai medium untuk menyebarkan nilai-nilai ajaran Islam melalui pesan yang terkandung dalam lirik-lirik lagu. Ketiga, perempuan juga berfungsi sebagai penguat relasi sosial. Melalui partisipasi dalam kesenian ini, mereka turut mempererat ikatan sosial antarkomunitas serta memperkuat kohesi sosial dalam kehidupan masyarakat.[2]
Makna
Kesenian Braen berfungsi sebagai medium pemersatu antara seniman, penanggap, dan masyarakat setempat dalam semangat kebersamaan, gotong royong, dan kolaborasi sosial. Pementasan ini tidak hanya menjadi sarana ekspresi seni, tetapi juga sebagai bentuk penghormatan kepada arwah leluhur dan pendekatan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa. Nilai-nilai kesucian dan keberkahan tecermin dalam setiap aspek pertunjukannya.[1] Dalam setiap penampilan, para pelaku seni Braen berperan sebagai penyampai pesan-pesan spiritual dan moral, yang disampaikan melalui syair-syair merdu sarat makna. Tema yang diangkat mencakup kesucian hati, kasih sayang, penghormatan terhadap Nabi Muhammad saw., penghargaan terhadap sesama, serta ketakwaan kepada Allah SWT.[3]
Perempuan memegang peranan penting dalam kesenian Braen. Sebagai pemimpin doa dan penyair, mereka menjadi figur sentral yang dihormati dalam komunitas, sekaligus panutan dalam kehidupan sosial dan spiritual masyarakat. Melalui Braen, perempuan berkontribusi aktif dalam memperkuat ikatan sosial, mempererat solidaritas, serta memelihara hubungan antaranggota komunitas.[2] Pementasan Braen juga menjadi wadah interaksi sosial, di mana masyarakat yang hadir dapat menjalin komunikasi, mempererat tali silaturahmi, dan membangun rasa kebersamaan melalui pengalaman budaya yang bersifat kolektif.[4]
Referensi
- ^ a b KURNIA NURUL HIDAYAH, NIM 10120099 (2017-05-30). "KESENIAN BRAEN DI DESA RAJAWANA KECAMATAN KARANGMONCOL KABUPATEN PURBALINGGA TAHUN 2006–2015 M (STUDI TENTANG MAKNA DAN FUNGSI)" (dalam bahasa Inggris). UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA. Pemeliharaan CS1: Nama numerik: authors list (link)
- ^ a b Suharto, Abdul Wachid Bambang; Ihsani, Aufannuha; Trianton, Teguh (2024-06-30). "PERAN PEREMPUAN MELALUI KESENIAN BRAEN". MABASAN (dalam bahasa Inggris). 18 (1): 87–126. doi:10.62107/mab.v18i1.795. ISSN 2621-2005.
- ^ KURNIA NURUL HIDAYAH, NIM 10120099 (2017-05-30). "KESENIAN BRAEN DI DESA RAJAWANA KECAMATAN KARANGMONCOL KABUPATEN PURBALINGGA TAHUN 2006–2015 M (STUDI TENTANG MAKNA DAN FUNGSI)" (dalam bahasa Inggris). UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA. Pemeliharaan CS1: Nama numerik: authors list (link)
- ^ "Uniknya Tradisi Lisan Masyarakat Berbahasa Ngapak di Jateng". NU Online. Diakses tanggal 2025-06-18.
Content Disclaimer
Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.
- The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
- There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
- It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
- Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
- Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.