Balapecah

Meja makan formal ditata untuk pesta makan malam pribadi besar di Chatsworth House

Balapecah[1] (bahasa Inggris: tableware) adalah peranti makan atau alat makan (Cutlery) yang digunakan untuk menata meja, menyajikan makanan, dan makan. Ini termasuk peralatan makan, gelas, piring saji, dan barang-barang lainnya untuk tujuan praktis dan dekoratif. [2] [3] Kualitas, sifat, variasi dan jumlah benda bervariasi menurut budaya, agama, jumlah pengunjung, masakan dan acara. Misalnya, budaya dan masakan makanan Timur Tengah, India, atau Polinesia terkadang membatasi balapecah hanya pada menyajikan hidangan, menggunakan roti atau daun sebagai piring tersendiri, dan tidak jarang tanpa menggunakan peralatan makan. Acara-acara khusus biasanya tecermin dalam balapecah yang berkualitas lebih tinggi.[4]

Alat makan (cutlery) lebih dikenal sebagai peralatan makan perak (silverware) atau peranti makan (flatware) di Amerika Serikat, di mana peralatan makan biasanya berarti pisau dan alat pemotong terkait; di tempat lain peralatan makan mencakup semua garpu, sendok, dan peralatan makan perak lainnya. Di luar AS, peranti makan adalah istilah untuk peralatan makan yang "berbentuk terbuka" seperti piring, lapik, dan mangkuk (berlawanan dengan bentuk "tertutup" seperti kendi dan vas). Peralatan makan malam adalah istilah lain yang digunakan untuk merujuk pada peralatan makan, dan barang pecah belah mengacu pada peralatan makan keramik, yang sekarang sering disebut porselen atau porselen tulang .[5] Set hidangan disebut sebagai layanan meja, layanan makan malam, atau set layanan. Pengaturan meja atau pengaturan tempat adalah piring, peralatan makan dan gelas yang digunakan untuk makan formal dan informal. Di Irlandia, barang-barang seperti itu biasanya disebut sebagai delph, kata tersebut merupakan ejaan fonetik bahasa Inggris dari kata Delft, kota asal banyak delftware. Layanan perak atau layanan butler adalah metode bagi kepala pelayan atau pelayan untuk menyajikan makanan.

Referensi

  1. ^ Echols, John M.; Shadily, Hassan; Wolff, John U. (1989). An Indonesian-English Dictionary (dalam bahasa Inggris). Cornell University Press. ISBN 978-0-8014-2127-3.
  2. ^ Bloomfield, Linda (2013). Contemporary tableware. London: A. & C. Black. ISBN 9781408153956.
  3. ^ Venable, Charles L.; et al. (2000). China and Glass in America, 1880-1980: From Table Top to TV Tray. New York: Harry N. Abrams. ISBN 0-8109-6692-1.
  4. ^ Encyclopædia Britannica.
  5. ^ Hughes, G. Bernard (George Bernard); Hughes, Therle (1955). English porcelain and bone china. London: Lutterworth Press. ISBN 0-7188-1392-8. OCLC 220307242.


Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.